Ini adalah salah satu tugas saya sebagai mahasiswa,,, setelah sempat saya merasa bimbang, akhirnya saya adalah seorang mahasiswi di perguruan negeri ternama di Indonesia.
Psikologi Umum
Tugas Perkembangan Kognisi, Moral, Sosial, dan Seksual
No | ||
Usia | 0-1 tahun | |
Perkm. Kognisi | Awal bayi lahir kurang lebih 30 menit bayi belum menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya, ia masih merasa bersatu dengan ibunya. Kemudian setelah plasentanya dipotong ia mulai menyesuaikan diri dengan lingkungan yang amat berbeda dengan rahim ibunya, temperature, caranya bernafas dan bagaimana ia makan serta membuang sisa makannya. Lambat laun ketergantungannya kepada sang ibu berkurang. Menurut Jean Peaget perkembangan kognisi pada bayi memiliki beberapa tahap, pada saat umur 0-1 bulan tingkah laku bayi lebih refleksbila ada rangsang dari luar. Pada umur 1-4 bulan, bayi mulai membuat deferensiasi objek dan koordianasi mata dan suara. Pada umur 4-8 bulan bayi mulai mereproduksi tindakan-tindakan yang menarik. Dan pada umur 8-12 bulan, ia mulai menggunakan sarana untuk mencapai tujuan serta sadar bahwa benda lain dapat menjadi sebab tindakannya. Kemudian apda umur 1 tahun lebih(12-18 bulan) tingkah laku intelegensinya mulai tampak, ia mencoba mencari pemecahan melalui eksperimen (trial and error) Pada akhir tahun kedua, 18-24 bulan anak mulai mampu menggambarkan objek dan kejadian dengan symbol. Periode bayi adalah mas-masa tumbuhnya kreatifitas dan penuh dengan tugas-tugas penting antara lain belajar berbicara dengan bahasa ibu, belajar menggunakan berbagai organ tubuh untuk tugas-tugas fungsional yang sesuai (misalnya: tangan untuk menggenggam, melempar, melepas,dll). | |
Perkm. Moral | Baru mulai belajar berbagai aturan sederhana. | |
Perkm. Sosial | Pada awal manusia dilahirkan belum bersifat sosial, dalam artian belum memiliki kemampuan dalam berinteraksi dengan orang lain. Kemampuan sosial anak diperoleh dari berbagai kesempatan dan pengalaman bergaul dengan orang-orang dilingkungannya. Kebutuhan berinteraksi dengan orang lain baru dirasakan sejak usia enam bulan, disaat itu mereka telah mampu mengenal manusia lain, terutama ibu dan anggota keluarganya. Anak mulai mampu membedakan arti senyum dan perilaku sosial lain, seperti marah (tidak senang mendengar suara keras) dan kasih sayang. Selain itu mereka mulai mengetahui tentang peran seksual (sex-role typing), yaitu apa yang diharapkan sebagai anak laki-laki atau anak perempuan. | |
Perkm. Seksual | Anal Bayi merasakan kenikmatan pada daerah mulut. Mengunyah, menggigit, dan menghisap adalah sumber utama. | |
No | ||
Usia | 3-5 tahun | |
Perkm. Kognisi | Anak-anak pada usia ini ditandai dengan masa peka terhadap stimulus yang diterimanya melalui panca indra. Egosentrisnya semakin nyata, mulai memiliki perspektif berbeda dengan orang lain yang berada di sekitarnya. Orang tua sering menganggap periode ini sebagi periode sulit karena mereka sulit untuk diatur, suka membantah dan banyak bertanya. Mereka juga mulai belajar menulis, membantu orang lain, bermain,dll. | |
Perkm. Moral | Anak-anak mulai sudah dapat diatur oleh orang lain dan beriteraksi sebagai teman. Biasanya mereka belajar tunduk pada kemauan orang banyak | |
Perkm. Sosial | Masa-masa ini adalah masa umur berkelompok. Anak-anak cenderung berkumpul dengan sebayanya yang berjenis kelamin sama, dengan gaya bahasa yang sama, dan gaya hidup yang sama. | |
Perkm. Seksual | Dalam usia ini alat kelamin merupakan daerah yang penting dalam mendorng aktifitas. Mereka mulai mengamati bentuk tubuhnya dan orang lain. | |
No | ||
Usia | 11-13 tahun | |
Perkm. Kognisi | Dalam tahap ini meraka mulai berjalan operational formal. | |
Perkm. Moral | Anak mulai membandingkan segala sesuatu di rumahnya dengan yang ia temui di luar baik di sekolah maupun di rumah teman-temannya. Norma-norma moral yang tadinya absolute di rumah, kini menjadi relative. Oleh karena itu mereka sering membantah dan membanding-bandingkan. | |
Perkm. Sosial | Perilaku mereka akan berubah menjadi cenderung menyendiri (negativisme), sering bertengkar dengan saudaranya dan teman sebaya. Dan mereka juga jadi bertindak lebih sopan dari biasanya karena mereka takut orang lain berkomentar negative pada dirinya. | |
Perkm. Seksual | Organ-organ reproduksinya mulai memasuki masa kematangan. Mereka mulai tertarik pada teman-teman berjenis kelamin berbeda. Dan mulai munsul tanda-tanda seksual sekunder dalam tubuh mereka. Seperti menstruasi pada wanita. | |
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar